Home » Primary School » News » WISATA EDUKASI SD PAHOA
WISATA EDUKASI SD PAHOA 
          Tahun ini, SD Pahoa kembali melaksanakan kegiatan fieldtrip. Tujuan fieldtrip siswa kelas I sampai IV kali ini adalah Taman Mini Indonesia Indah. Setiap tingkat kelas, memilih tempat yang berbeda-beda sesuai dengan pembelajaran di kelas. Sedangkan kelas V memilih untuk mengunjungi Museum Kepresidenan dan Museum Zoologi Bogor.

          Fieldtrip tahun ini sedikit berbeda dari fieldtrip yang lalu karena selama kegiatan, siswa diminta untuk mengerjakan LKS dalam bahasa Tionghoa dan juga berkomunikasi menggunakan bahasaTionghoa, baik dengan siswa maupun guru. Melalui kegiatan ini diharapkan efektivitas komunikasi berbahasa Tionghoa dapat ditingkatkan.

          Rangkaian fieldtrip tahun ini dilakukan mulai tanggal 31 Oktober sampai dengan 2 November 2017. Banyak sekali tempat yang dikunjungi di Taman Mini Indonesia Indah. Kelas I mengunjungi IMAX Keong Mas, Museum Hakka Indonesia, dan Museum Dunia Air Tawar dan Serangga. Kelas II mengunjungi Museum PP Iptek, Museum Hakka Indonesia, Museum Dunia Air Tawar, dan Serangga. Kelas III mengunjungi Museum Hakka Indonesia, Museum Dunia Air Tawar, Museum Serangga, dan Museum Listrik dan Energi Terbarukan. Kelas IV mengunjungi Museum Indonesia, Museum Hakka Indonesia, dan Museum Dunia Air Tawar dan Serangga. Berikut ceritanya.

          Kelas I. Pagi itu mentari sangat cerah, secerah senyum siswa kelas I yang berbondong-bondong menuju gerbang SD Pahoa. Fieldtrip selalu mereka nantikan.

          Tujuan pertama siswa kelas I adalah IMAX Keong Mas. Di tempat ini, siswa menikmati keindahan alam Raja Ampat Papua melalui film “Journey to the South Pacific”. Film ini mengisahkan petualangan anak berumur 13 tahun bernama Jawi yang melakukan perjalanan ke tempat ajaib. Di tempat itu mereka dapat menemukan hiu, paus, penyu, ikan pari dan berbagai biota laut lainnya serta terumbu karang. Film ini mengajarkan kepada kita semua untuk mensyukuri kekayaan negara Indonesia dan tentu saja agar kita berusaha untuk selalu menjaga kelestariannya.

          Tujuan selanjutnya adalah Museum Hakka Indonesia. Museum Hakka memiliki 3 lantai. Pada lantai dasar terdapat perpustakaan, ruang pertemuan, dan ada 2 pasang instalasi laki-laki dan perempuan untuk berfoto. Sedangkan lantai 1 sampai 3 merupakan tempat menyimpan benda-benda koleksi yang berhubungan dengan Tionghoa. Melalui kunjungan ini, siswa dapat belajar sejarah dan budaya Tionghoa di Indonesia.

          Tujuan akhir siswa hari ini adalah Museum Dunia Air Tawar. Di tempat ini, siswa diminta untuk mengisi informasi yang didapat dalam LKS dengan pengantar bahasa Tionghoa. (Siti Nurjanah)


          Kelas II. Beda cerita dengan siswa kelas I, tujuan pertama siswa kelas II adalah Museum PP Iptek. Di Museum PP-IPTEK, siswa belajar mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui alat-alat ilmu pengetahuan dan teknologi, menonton film ilmiah, dan science fair. Kegiatan yang dilakukan siswa di dalam PP-IPTEK adalah mencoba beberapa alat ilmu pengetahuan dan teknologi, percobaan alat peraga, dan menonton film ilmiah.

          Tempat kedua yang dituju adalah Museum Hakka Indonesia. Di tempat ini, siswa dapat mempelajari sejarah dan budaya Tionghoa di Indonesia.

          Selanjutnya, siswa kelas II menuju ke Museum Dunia Air Tawar dan Serangga. Di tempat ini, siswa dapat melihat secara langsung jenis-jenis ikan yang berasal dari Indonesia maupun dari negara-negara lain. Siswa diperkenalkan dengan keanekaragaman dunia serangga dan peduli terhadap peran dan potensinya di alam. Siswa juga dapat melihat Taman Kupu-Kupu beserta kebun, kandang penangkaran, dan laboratorium sebagai upaya untuk melestarikan jenis kupu-kupu yang langka dan cara penangkaran, pembuatan awetan serangga, dan tempat memelihara serangga. (Deasy S.)


          Kelas III. Kelas III mengawali kunjungannya di Museum Hakka Indonesia. Antusiasme siswa terlihat pada saat mendengarkan penjelasan tentang sejarah kedatangan bangsa Tionghoa ke Indonesia.

          Setelah itu, siswa mengunjungi Museum Listrik dan Energi Terbarukan. Museum ini menyimpan sebuah patung robot raksasa yang sangat tinggi, berbagai koleksi mengenai sejarah kelistrikan. Di museum ini siswa juga melihat demonstrasi robot kecil yang dapat menari. Sungguh menarik bagi para siswa.

          Tempat terakhir yang dikunjungi adalah Museum Dunia Air Tawar dan Serangga. Sama dengan kelas-kelas lainnya, di tempat ini para siswa diminta untuk mengisi LKS dalam bahasa Tionghoa tentang nama ikan, asal, dan makanannya. Siswa tampak bersemangat melihat koleksi ikan yang ada di tempat ini. (Angelia F.)


          Kelas IV. Museum Hakka Indonesia adalah pilihan pertama siswa kelas IV. Siswa menikmati tur keliling museum yang didampingi guru-guru bahasa Tionghoa. Tak lupa siswa juga mulai mengisi LKS yang sudah disiapkan.

          Setelah itu, siswa kelas IV menuju Museum Indonesia. Di sini siswa mendapatkan tur keliling museum yang didampingi oleh pihak museum. Siswa belajar secara langsung berbagai kebudayaan Indonesia dalam bentuk kerajinan tangan, baju adat, alat musik, dan masih banyak lagi.

          Tempat terakhir yang dikunjungi adalah Museum Dunia Air Tawar dan Serangga. Siswa tertarik melihat ikan-ikan yang unik di tempat ini. Tentu saja karena ikan-ikan tersebut jarang ditemui di kehidupan sehari-hari. (H. Dito)

          Kelas V. Siswa kelas V memilih tempat yang berbeda dari siswa kelas I sampai IV. Mereka memilih Museum Kepresidenan dan Museum Zoologi Bogor. Museum Kepresidenan memiliki dua lantai. Lantai pertama menyajikan berbagai koleksi kenegaraan. Dinding-dinding museum bertuliskan Pancasila, pembukaan UUD 1945, lambing besar Garuda Pancasila. Di ruang bagian tengah terpajang enam patung replika presiden Indonesia dari presiden pertama sampai presiden keenam yaitu Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati, dan Susilo Bambang Yudhoyono.

          Di lantai kedua museum terdapat ruang-ruang setiap presiden yang berisi koleksi barang-barang pribadi milik para presiden. Di ruang koleksi, pengunjung dilarang mengambil gambar maupun video.

          Tempat tujuan fieldtrip kelas V yang kedua adalah Museum Zoologi. Museum ini menyajikan koleksi berbagai jenis hewan yang diawetkan. Siswa dapat mengambil manfaat pembelajaran langsung secara konkrit bentuk atau morfologi berbagai jenis hewan. Koleksi jenis hewan yang terdapat di dalam museum tersebut adalah mamalia, burung, moluska, serangga, reptil, amfibi, dan kerangka ikan Paus Biru yang paling menonjol dengan panjang 27,25 meter. (Dimas Arianto)


© PAHOA 2010 All Right Reserved . powered by Menaravisi